Berjudi ialah salah satu hiburan paling populer pada dunia. Situs perjudian bermunculan di mana-mana; dari kasino bumi hingga bandar taruhan bola online. Meskipun jutaan orang Amerika menikmati bermain berbagai produk judi, tidak penuh orang yang menyaksikan bahwa ada juga pasar sekunder resmi untuk tiket lotere. Faktanya, diperkirakan tersedia lebih dari 80 juta orang nun bertaruh pada undian lotere setiap tahun.

Perjudian lotere ialah tindakan memasang judi bola pada kemungkinan dampak undian lotere serta memprediksi kemungkinan dampak undian di perihal mendatang. Tidak seperti bentuk perjudian yang lain, taruhan lotere (terkadang disebut perjudian online) sebagian besar tak diatur. Undang-undang dan peraturan negara bagian tentang perjudian on line dianggap rumit serta kontroversial. Meskipun demikian, ada banyak negara pada dunia yang telah melegalkan lotere sebagai metode pengumpulan dana tambahan untuk program awam atau untuk tujuan tertentu seperti tuntunan. Meskipun perjudian legal di Amerika Sindikat, negara bagian mempunyai undang-undang yang berbeda tentang perjudian online. Sebagian besar negara bagian memiliki beberapa bentuk hukum dengan melarang perjudian online; Namun, beberapa semesta bagian tidak mempunyai undang-undang sama sekali tentang perjudian di internet.

Di Amerika Perkongsian, perjudian online tidak dianggap ilegal, akan tetapi banyak negara sesi memiliki undang-undang akan halnya praktik perjudian. Undang-undang ini ditegakkan oleh Penyedia Layanan Dunia maya dan Asosiasi Klub Sepak Bola Nasional, atau NFL. Perjudian online ilegal siap mengakibatkan masalah hukum yang serius untuk pemain atau pemilik situs. Selain konsekuensi keuangan, itu dapat merusak reputasi situs dan bisnis secara keseluruhan.

Pertanyaannya merupakan: mengapa perjudian on line tidak tunduk di batasan hukum yang serupa seperti perjudian konvensional? Salah satu alasannya adalah karena betting online terutama terjadi di antara sekelompok imut orang, dengan sekitar kecil uang nun dipertaruhkan di pada setiap permainan. Karena berskala kecil dan tersebar, kemungkinan penipuan serta kecurangan tidak lazim. Mengingat hal tersebut, dapat diasumsikan dengan patut bahwa penjudi online dari level mana pun, dari pemain biasa & ringan hingga karatan, akan jujur. Tidak adil untuk mengasumsikan bahwa semua penjudi online tidak demikian, dan oleh karena itu, perjudian online tidak boleh diperlakukan sebagai kejahatan nun lebih serius dari perjudian biasa.

Alasan lain mengapa betting online tidak dipantau secara ketat diantaranya perjudian tradisional ialah karena tidak tersedia “konsumsi kompulsif” dengan terlibat. Perjudian tradisional membuat ketagihan; itu bisa membuat suka akan. Perjudian bersifat kompulsif dan didasarkan di kebutuhan penjudi untuk merasa bahwa dia mendapatkan sesuatu daripada kesepakatan atau kekeringan sesuatu darinya. Beserta perjudian online, seorang penjudi tidak peduli apakah dia unggul atau kalah sebab tujuannya hanya buat mengalahkan peluang. Penjudi mungkin kehilangan duit saat bermain online, tetapi mereka rongak kehilangan uang karena mereka tidak terlibat dalam perjudian kompulsif. Mereka hanya berjudi pada saat itu, dan karenanya tidak kecanduan.

Banyak pengamat juga mencatat kalau dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. HK Prize of Health Services and Addiction Center di University of Miami – School of Medicine, dia menemukan bahwa kebanyakan penjudi tidak kecanduan secara klinis. Sebaliknya, apa nun dia temukan ialah bahwa sebagian raksasa penjudi hanya gampang tersinggung atau pucat. Jenis penjudi tersebut adalah yang sering mengatakan hal-hal seperti “Saya tidak serius kartu mana yang harus saya pasang” atau “Saya tidak begitu yakin apakah saya harus melanjutkan taruhan ini. ” Meskipun para penjudi ini jelas punya kecenderungan berjudi, mereka tidak benar-benar ketagihan.

Akhirnya, Dr. Joseph M. Uscheimer, seorang psikolog dan pengkaji di Universitas New Mexico, menyimpulkan bahwa bahaya terbesar pada perjudian adalah hilangnya nyawa. Penjudi merasuk ke dalam status berisiko dan mencampak keuntungan moneter dengan nyata. Mereka kiranya terlibat dalam konsumsi hedonis, yang bukan mempunyai imbalan fisiologis terlihat. Oleh karena itu, kecanduan judi menyimpangkan baik ditangani beserta menjalani perawatan, indah melalui rehabilitasi alkohol atau program pelihara inap lainnya.

Dr. George J. Kelley, seorang psikolog pada Departemen Ilmu Telatah Universitas Miami, merumuskan bahwa orang menjadi kecanduan judi karena mereka “terlalu plong dengan kesenangan mungil atau tidak penting”. Dr. Kelley melabeli kepuasan ini serupa “kepuasan hedonis”, yang menurutnya adalah pokok dari kecanduan. Dalam kasus pecandu judi, satu-satunya kepuasan nun tampaknya mereka temukan adalah sensasi taat asas “dipenuhi dengan uang tunai”. Holbrook menyimpulkannya dengan baik dengan mengatakan bahwa kalau Anda ingin mengetahui bagaimana berhenti menjadi penjudi, “berhati-hatilah buat tidak mengacaukan ketidakhadiran dengan kehadiran. “