KOMPAS. com- Dunia memang sedang dilanda pandemi Covid-19 sejak kausa tahun 2020. Tetapi hal tersebut tak berarti menyurutkan para ilmuwan dan peneliti untuk terus mengabulkan inovasi dan membuat temuan-temuan pertama, salah satunya di bidang astronomi.

Di bidang ilmu perbintangan setidaknya ada beberapa penemuan penting yang mendukung kemajuan ilmu wawasan yang layak kita rayakan.

Selain itu juga, sesaat yang lalu kita sempat menyaksikan peristiwa astronomi yang mungkin hanya akan kita lihat sekali di hidup.

Di penghujung tahun tersebut, Kompas. com kembali mengajak Anda menyelenggarakan kilas balik berbagai peristiwa ilmu perbintangan penting sepanjang tahun 2020.

Baca juga: Ini lah 5 Peristiwa Penting Astronomi dengan akan Terjadi Pada 2020

Matahari merupakan pusat dari Tata Surya kita. Namun masih banyak hal tak diketahui dari bintang yang suhunya bisa mencapai 6. 000 derajat Celcius ini.

Kerja sama antara European Space Agency (ESA) dan NASA akhirnya meluncurkan misi khusus untuk meneliti Matahari.

Wahana antariksa bernama Solar Orbiter tersebut diluncurkan di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, AS, seperti diberitakan Kompas. com , Minggu (9/2/2020) yang lalu.

Baca juga: Lewati Venus, Misi Solar Orbiter Semakin Dekat dengan Matahari

Misi Solar Orbiter mutlak berdurasi 7 tahun. Sebelum mencapai jarak terdekat dengan Matahari, yakni 42 juta km dari Matahari, wahana ini akan melintasi Bumi dan juga Venus.

Kabar terbaru, Solar Orbiter sudah berhasil melintasi planet Venus,   Minggu (27/12/2020). Peneliti berhadap bervariasi informasi yang dikumpulkan Solar Orbiter dapat membantu memecahkan misteri Matahari yang belum terurai selama tersebut.

Diberitakan Kompas. com , Senin (7/12/2020), Ryugu menjadi sasaran studi para peneliti setelah diperkirakan mengandung sejumlah besar bahan organik dan air ketika Tata Surya lahir sekitar 4, 6 miliar tahun lalu.